Milwaukee, Amerika Serikat, 2 September 2026 – Honda mencatatkan pencapaian istimewa di ajang IndyCar Series 2026 setelah berhasil mengamankan tiga gelar utama pada musim ini. Prestasi tersebut mencakup gelar juara pembalap melalui Alex Palou, gelar juara tim yang diraih Chip Ganassi Racing (CGR), serta gelar juara manufaktur yang berhasil diamankan Honda.
Ketiga gelar tersebut dipastikan setelah rangkaian balapan yang berlangsung di Milwaukee Mile, Wisconsin, pada 31 Agustus 2026. Menariknya, kepastian gelar terjadi ketika musim IndyCar Series 2026 masih menyisakan satu seri. Dengan demikian, Honda dan mitra balapnya telah memastikan posisi teratas sebelum seluruh rangkaian kompetisi musim ini berakhir.
Alex Palou menjadi salah satu tokoh utama di balik keberhasilan tersebut. Pembalap asal Spanyol itu memastikan gelar juara pembalap setelah finis di posisi ke-10 pada balapan pertama di Milwaukee. Hasil tersebut sudah cukup untuk mengunci perolehan poinnya dan memastikan dirinya kembali menjadi juara IndyCar Series.
Gelar tersebut menjadi pencapaian besar dalam perjalanan karier Palou. Pembalap berusia 29 tahun itu kini telah mengoleksi lima gelar juara IndyCar, sekaligus mencatatkan gelar keempat secara beruntun. Pencapaian tersebut menempatkan Palou dalam jajaran pembalap yang telah meraih sedikitnya lima gelar IndyCar, sejajar dengan nama-nama besar seperti A.J. Foyt dan Scott Dixon.
Tidak hanya mencatat jumlah gelar yang mengesankan, Palou juga menciptakan sejarah baru. Ia menjadi pembalap termuda yang berhasil mencapai lima gelar IndyCar. Rekor tersebut semakin mempertegas konsistensi performanya dalam beberapa musim terakhir dan menunjukkan dominasinya di kompetisi balap mobil single-seater Amerika Serikat.
Sepanjang musim 2026 hingga gelarnya terkunci, Palou menunjukkan performa yang sangat konsisten bersama mobil No. 10 Chip Ganassi Racing Honda. Ia berhasil meraih enam kemenangan, tujuh podium, serta 12 kali finis di posisi lima besar. Selain itu, Palou juga tercatat 14 kali finis di posisi 10 besar dan mengamankan delapan pole position. Catatan tersebut menjadi fondasi penting bagi keberhasilannya mempertahankan gelar juara pembalap.
Keberhasilan Palou juga tidak dapat dilepaskan dari performa Chip Ganassi Racing dan Honda sepanjang musim. Mobil bertenaga Honda mampu menunjukkan daya saing di berbagai karakter sirkuit. Mulai dari road course, short oval, superspeedway hingga street circuit, Honda mampu mempertahankan performa kompetitif.
Hingga gelar manufaktur dipastikan, Honda telah mengumpulkan 10 kemenangan dan 13 pole position. Pabrikan tersebut juga mencatatkan lima kali podium 1-2-3. Kontribusi para pembalap yang menggunakan mesin Honda turut menjadi faktor penting dalam perebutan gelar manufaktur. Dari total 15 mobil bertenaga Honda, sebanyak 13 di antaranya memberikan kontribusi poin untuk klasemen manufaktur.
Salah satu sektor yang paling menonjol dari performa Honda sepanjang musim 2026 adalah balapan di lintasan jalan raya atau street circuit. Honda tampil sangat dominan dengan menyapu bersih enam balapan street circuit yang digelar sepanjang musim.
Dominasi tersebut terlihat dari torehan 15 podium dari total 18 posisi podium yang tersedia pada enam balapan tersebut. Artinya, mayoritas posisi podium berhasil ditempati oleh mobil yang menggunakan tenaga Honda. Selain itu, Honda juga memimpin lebih dari 90 persen total lap pada seluruh balapan street circuit musim ini. Catatan tersebut menunjukkan konsistensi performa Honda dalam menghadapi karakter lintasan yang menuntut kemampuan teknis, ketahanan, dan strategi yang tepat.
Selain gelar pembalap dan tim, Honda juga memperoleh momentum penting melalui ajang Indianapolis 500 ke-110. Pembalap Meyer Shank Racing, Felix Rosenqvist, berhasil membawa Honda meraih kemenangan dalam salah satu balapan paling bergengsi di kalender IndyCar tersebut.
Kemenangan Rosenqvist sekaligus menjadi kemenangan ke-17 Honda di Indianapolis 500. Keberhasilan itu semakin memperkuat catatan sejarah Honda dalam kompetisi balap mobil Amerika Serikat, terutama karena kemenangan tersebut terjadi dalam salah satu finis paling ketat sepanjang sejarah Indianapolis 500.
Gelar manufaktur yang diraih Honda pada musim 2026 juga memiliki arti khusus dalam perjalanan motorsport perusahaan. Gelar tersebut menjadi gelar manufaktur kedelapan Honda di ajang IndyCar. Jika diperluas ke kompetisi American Open Wheel, pencapaian ini menjadi gelar ke-12 bagi Honda.
Menariknya, keberhasilan tersebut hadir tepat 30 tahun setelah Honda meraih gelar American Open Wheel pertamanya pada 1996. Dengan demikian, pencapaian pada musim 2026 bukan hanya menjadi tambahan koleksi gelar bagi Honda, tetapi juga menjadi penanda perjalanan panjang selama tiga dekade dalam kompetisi balap mobil roda terbuka di Amerika Serikat.
Presiden Honda Racing Corporation (HRC) AS, David Salters, menyampaikan kebanggaannya atas keberhasilan yang diraih Honda bersama Alex Palou dan Chip Ganassi Racing. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja sama dan kemitraan yang kuat antara berbagai pihak yang terlibat dalam program balap Honda.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian Alex Palou dan Chip Ganassi Racing yang kembali meraih gelar bersama kami,” ujar David Salters. Ia juga menyebut pencapaian tersebut sebagai salah satu momen penting dalam perjalanan HRC, sekaligus bagian dari sejarah balap yang terus tercipta.
Dengan tiga gelar utama yang telah diamankan sebelum musim berakhir, Honda menutup IndyCar Series 2026 dengan catatan yang sangat kuat. Keberhasilan Alex Palou mempertahankan gelar pembalap, keberhasilan Chip Ganassi Racing menjadi juara tim, serta gelar manufaktur untuk Honda menunjukkan kekuatan kolaborasi antara pembalap, tim, dan pabrikan.
Meski demikian, satu seri masih tersisa dalam kalender IndyCar Series 2026. Dengan seluruh gelar utama telah terkunci, balapan terakhir menjadi kesempatan bagi Honda dan para pembalapnya untuk menutup musim dengan tambahan kemenangan sekaligus memperkuat catatan statistik yang telah dibangun sepanjang tahun.
Bagi Honda, musim 2026 bukan sekadar musim dengan tiga gelar. Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi performa di berbagai jenis sirkuit, sekaligus memperpanjang sejarah keberhasilan Honda di ajang balap mobil roda terbuka Amerika Serikat. Sementara bagi Palou, gelar kelima dan gelar keempat secara beruntun menegaskan posisinya sebagai salah satu pembalap paling dominan di era IndyCar saat ini.

















