
JAKARTA, 20 Agustus 2026 – Mercedes-Benz memperkenalkan pembaruan terbaru untuk keluarga C-Class Saloon dan Estate. Tidak sekadar mendapatkan penyegaran pada tampilan, C-Class terbaru disebut membawa pengembangan teknis paling menyeluruh yang pernah dilakukan pada keluarga model tersebut.
Pembaruan dilakukan pada sejumlah aspek, mulai dari desain eksterior, kenyamanan interior, pilihan mesin berteknologi elektrifikasi, sistem infotainment, hingga teknologi bantuan berkendara. Mercedes-Benz juga mempertahankan karakter utama C-Class yang selama ini dikenal melalui desain sporty, kualitas interior, serta pengalaman berkendara yang menggabungkan kenyamanan dan kelincahan.
C-Class terbaru tersedia dengan pilihan mesin bensin dan diesel berteknologi elektrifikasi, serta varian plug-in hybrid. Seluruh pilihan powertrain tersebut dikembangkan dengan perhatian terhadap efisiensi, performa, dan kesiapan menghadapi regulasi emisi mendatang, termasuk standar Euro 7.
Pembaharuan ini sekaligus melanjutkan perjalanan panjang C-Class sebagai salah satu model penting Mercedes-Benz di segmen kendaraan menengah. Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1982, C-Class telah terjual lebih dari 12 juta unit di seluruh dunia.
Kini, generasi terbaru hadir dengan pendekatan yang semakin digital dan nyaman, tetapi tetap mempertahankan karakter yang sudah melekat pada C-Class.
Tampilan Lebih Tegas

Mercedes-Benz memberikan sejumlah perubahan pada eksterior untuk membuat karakter C-Class terbaru semakin kuat. Grille radiator mendapatkan desain baru dengan bentuk lebih vertikal, dilengkapi ornamen bintang berlapis krom dan jalur lampu LED yang terintegrasi pada bingkai krom.
Di beberapa pasar, logo bintang Mercedes-Benz yang berada di tengah grille juga dapat menyala. Sementara itu, lampu depan mengusung desain dengan motif bintang yang menjadi signature terbaru Mercedes-Benz.
Bumper depan dan belakang turut mendapatkan desain yang lebih tegas. Panel hitam berkilau yang menghubungkan grille dengan lampu depan membuat bagian depan kendaraan terlihat lebih menyatu.
Mercedes-Benz juga memberikan perhatian pada detail ketika pemilik membuka kendaraan. Untuk pertama kalinya pada C-Class, proyektor cahaya ditempatkan di bagian side sill. Ketika pintu dibuka, pola Mercedes-Benz diproyeksikan ke permukaan tanah. Kaca spion luar juga dapat memproyeksikan logo bintang Mercedes-Benz di sisi kendaraan.
Pilihan roda pun diperbarui. C-Class terbaru mendapatkan desain velg 18 inci baru, dengan pilihan ukuran mulai 17 hingga 19 inci. Untuk varian tertentu, tersedia pula dua pilihan velg AMG berukuran 19 inci.
Dua pilihan warna eksterior baru turut ditambahkan, yakni Lavender Silver Metallic dan Moody Sky Grey Metallic. Warna terakhir memiliki karakter biru keabu-abuan yang dapat terlihat berbeda tergantung kondisi pencahayaan.
Untuk pertama kalinya, Mercedes-Benz juga menawarkan AMG Line Plus pada C-Class. Paket tersebut menambahkan sejumlah elemen sporty seperti ujung knalpot dan spoiler lip berwarna hitam berkilau, Night Package, jok sport, jahitan merah, serta sabuk pengaman merah.
Kabin Jadi Lebih Digital
Masuk ke interior, Mercedes-Benz membawa konsep “Welcome home” dengan menggabungkan desain elegan, kenyamanan, dan teknologi digital.
Panel instrumen digital berukuran 12,3 inci menjadi pusat informasi pengemudi, sementara layar tengah vertikal berukuran 11,9 inci digunakan untuk mengakses berbagai fungsi kendaraan.
Setir multifungsi terbaru juga dirancang agar pengoperasian lebih praktis. Pengemudi dapat mengoperasikan cruise control dan DISTRONIC melalui rocker switch, sedangkan volume audio dapat diatur menggunakan roller.
Menariknya, Mercedes-Benz tidak sepenuhnya menggantungkan pengoperasian pada layar sentuh. Capacitive control panel tetap dipadukan dengan kontrol fisik sehingga sejumlah fungsi dapat diakses dengan lebih intuitif.
Salah satu teknologi yang paling menonjol adalah MBUX Virtual Assistant generasi keempat. Sistem ini berjalan dengan dukungan Mercedes-Benz Operating System (MB.OS) dan menggabungkan teknologi AI dari ChatGPT, Microsoft Bing, serta Google Gemini.
Pendekatan multi-agent memungkinkan sistem memanfaatkan kemampuan masing-masing teknologi sesuai konteks dan kebutuhan pengguna.
MBUX Virtual Assistant juga dapat mempertahankan konteks percakapan melalui short-term memory. Artinya, interaksi dengan kendaraan tidak harus selalu dilakukan melalui perintah pendek yang terpisah-pisah.
Selain membantu navigasi dan mencari informasi, sistem ini dapat memberikan informasi harga saham, melakukan konversi mata uang, memberikan informasi cuaca, hingga membantu pengguna mencari musik berdasarkan deskripsi yang diberikan.
Kenyamanan dan Hiburan Ikut Ditingkatkan

Mercedes-Benz juga memberikan sejumlah opsi untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan. Multi-contour seats menawarkan dukungan ergonomis dan fungsi pijat, sementara four-way lumbar support memungkinkan posisi sandaran disesuaikan dengan bentuk tubuh.
Untuk kualitas udara, tersedia AIR-BALANCE Package yang menawarkan pengaturan fragrance. Sistem ionisasi dan filter activated charcoal juga membantu membersihkan udara yang masuk ke kabin.
Sistem audio juga mendapatkan peningkatan. Burmester 3D Surround Sound System opsional kini dilengkapi Dolby Atmos, 15 speaker, serta amplifier 710 watt.
Pengguna bahkan dapat mengatur efek suara tiga dimensi melalui 10 tingkat spatial effect. Sistem juga mampu menyesuaikan fokus suara berdasarkan posisi dan jumlah penumpang melalui seat belt buckle detection.
Sementara itu, ambient lighting menawarkan 64 pilihan warna dan 10 colour worlds. Pencahayaan kabin tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tetapi dapat memberikan respons terhadap sejumlah fungsi kendaraan.
Misalnya, ketika temperatur climate control diubah, warna ambient lighting dapat berubah sebagai feedback. Sistem juga dapat memberikan peringatan melalui lampu merah yang berkedip pada door handle ketika Active Blind Spot Assist mendeteksi pengguna jalan lain di sekitar kendaraan.
Mesin Bensin dan Plug-in Hybrid

Di balik kap mesin, C-Class terbaru mendapatkan pilihan powertrain yang lebih beragam. Mesin bensin dan diesel empat silinder mengandalkan teknologi mild-hybrid dengan Integrated Starter-Generator generasi kedua (ISG 2.0).
Sistem tersebut mampu memberikan tambahan output hingga 17 kW dan tambahan torsi hingga 205 Nm. Sistem kelistrikan 48 volt juga mendukung fungsi coasting dan recuperation untuk membantu meningkatkan efisiensi.
Untuk mesin bensin, Mercedes-Benz mengembangkan mesin empat silinder 2,0 liter M 254 EVO dengan tambahan electric auxiliary compressor. Teknologi tersebut membantu mengurangi turbo lag dan membuat respons tenaga terasa lebih linear.
Mesin tersebut tersedia dalam tiga pilihan output: C 300 dengan tenaga 190 kW atau 258 hp dan torsi 400 Nm, C 250 dengan tenaga 160 kW atau 218 hp dan torsi 320 Nm, serta C 200 dengan tenaga 130 kW atau 177 hp dan torsi 270 Nm.
Sementara untuk konsumen yang menginginkan elektrifikasi lebih jauh, tersedia varian plug-in hybrid. C 400 e 4MATIC Saloon dan Estate menghasilkan system output hingga 290 kW atau 395 hp dengan torsi hingga 650 Nm.
Baterai berkapasitas usable 19,53 kWh memungkinkan jarak tempuh listrik hingga 100 kilometer berdasarkan WLTP. Pengisian daya dapat dilakukan melalui AC hingga 11 kW dan DC fast charging hingga 55 kW.
Lebih Lincah dan Mudah Bermanuver
Mercedes-Benz juga melakukan penyempurnaan pada sektor suspensi. Sambungan yang lebih kaku dan adjustable damping dengan tuning baru dirancang untuk mengurangi gerakan bodi sekaligus memberikan respons kemudi yang lebih presisi.
Salah satu teknologi yang tetap dipertahankan adalah rear-axle steering. Sistem ini memungkinkan roda belakang berbelok hingga 2,5 derajat.
Hasilnya, diameter putar dapat dikurangi 43 cm menjadi 10,64 meter. Pada kecepatan di bawah 100 km/jam, roda belakang berbelok berlawanan arah dengan roda depan untuk membantu manuver. Di atas 100 km/jam, roda belakang berbelok searah dengan roda depan untuk meningkatkan stabilitas.
Mercedes-Benz juga meningkatkan kenyamanan akustik. Koefisien drag C-Class terbaru mulai dari 0,24 untuk Saloon dan 0,26 untuk Estate. Sejumlah komponen eksterior dan sistem exhaust turut dirancang ulang untuk mengurangi wind noise dan getaran yang masuk ke kabin.
Teknologi Keselamatan Semakin Canggih

Di sektor bantuan berkendara, C-Class terbaru dapat dibekali hingga 10 kamera, lima radar sensor, dan 12 sensor ultrasonik. Seluruh sensor tersebut bekerja bersama control unit yang menggunakan MB.OS sebagai platform perangkat lunak utama.
Bergantung pada paket yang dipilih, sistem MB.DRIVE dapat membantu pengemudi dalam melakukan steering, menjaga lajur, mempertahankan jarak, pengereman, hingga akselerasi.
Fitur lainnya mencakup Lane Change Assist, bantuan berkendara dalam lalu lintas yang lebih kompleks, Manoeuvring Assist, Trailer Manoeuvring Assist, hingga Parking Package dengan kamera 360 derajat.
C-Class terbaru juga memperkenalkan fungsi Reverse function sebagai Digital Extra. Dalam kondisi tertentu, kendaraan dapat bergerak mundur secara otomatis mengikuti sebagian jalur yang sebelumnya telah dilalui ketika bergerak maju.
Untuk pencahayaan, tersedia teknologi DIGITAL LIGHT dengan micro-LED. Sistem terbaru tersebut memperluas area pencahayaan beresolusi tinggi sekitar 40 persen sekaligus mengurangi konsumsi energi hingga 50 persen dibandingkan sistem sebelumnya.
Meski demikian, Mercedes-Benz menegaskan bahwa spesifikasi kendaraan dapat berbeda di setiap negara. Untuk pasar Indonesia, ketersediaan serta spesifikasi C-Class terbaru akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi pasar lokal. Informasi lebih lanjut mengenai kehadiran model ini di Indonesia akan diumumkan pada kesempatan berikutnya.
















